ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Tertarik Program Pendidikan Ikatan Dinas? Cermati Hal Ini

18 Maret 2019
Tertarik Program Pendidikan Ikatan Dinas? Cermati Hal Ini
Salah satu Perguruan Tinggi Kedinasan (Net)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Para pelajar yang tengah menginjak tahun akhir  SMA, pasti sudah memiliki banyak persiapan untuk menghadapi Ujian Nasional (UN). namun selain menyiapkan diri menghadapi ujian nasional,  harus juga menentukan dan mempersiapkan diri pendidikan yang  ditempuh setelah lulus SMA. Misalnya, menyiapkan diri menghadapi ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri seperti UI, ITB, IPB, UGM, dan lain-lain, atau PTK (Perguruan Tinggi Kedinasan).

Beberapa PTK yang umumnya dikenal adalah STPDN, STIP, STIS, STAN, dan STMK. Berikut ini bisa merupakan gambaran sekilas mengenai sekolah yang akan ditempuh ke depan sehinga para pelajar dapat mempersiapkan diri di kemudian hari,
 
1. Seragam Taruna Ikatan Dinas

Perguruan tinggi kedinasan biasanya identik dengan seragam yang dikenakan, walaupun sudah kuliah tapi tetap memakai seragam. Perguruan tinggi kedinasan yang ada di Indonesia memiliki seragam dengan ciri masing-masing. Ada yang memiliki kesamaan dengan PTK lain ataupun ada yang memiliki perbedaan di antara PTK yang satu dengan yang lainnya. Keuntungannya karena memakai seragam adalah mahasiswa tidak perlu lagi budget untuk beli baju untuk kuliah.

2. Sehat jasmani dan rohani

Sehat jasmani dan rohani itu pasti wajib. Sebelum masuk perguruan tinggi kedinasan pun wajib sehat jasmani dan rohani karena itu adalah salah satu tahapan untuk masuk pergutuan tinggi kedinasan dengan melalui tes kesehatan. Kesehatan jasmani dan rohani juga diperlukan karena merupakan syarat untuk masuk perguruan tinggi kedinasan. Kegiatan di PTK juga tidak jauh dari olahraga, setiap waktu sudah ada jadwal untuk olahraga ataupun ada beberapa kegiatan dalam peningkatan jasmani dan rohani, ada tempat GYM, kegiatan keagamaan, ataupun OPTK( Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan) yang dilaksanakan setiap setahun sekali dan dihadiri oleh seluruh PTK yang ada di Indonesia

3. Kesatuan dengan teman-teman setanah air

Dengan menimba ilmu lewat sekolah kedinasan, para mahasiswa juga dapat mengenal budaya Indonesia yang kaya. Karena pergaulan menyebar di seluruh provinsi yang bernaung dalam satu PTK yang sama. Keberagaman Indonesia sangat terasa jika sudah masuk ke kelas yang siswa nya tidak hanya berasal dari satu suku saja, tapi beragam suku ada di satu kelas. Beragam budaya, bahasa, dan adat istiadat dapat ditemukan di dalam satu kelas ataupun antar kelas karena peminat PTK tidak hanya dari pulau yang penduduknya banyak seperti di Pulau Jawa, tapi juga ada dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, NTB, NTT.

4. Surat Pernyataan bersedia ditempatkan di mana saja

Taruna -taruni ikatan dinas selain identik dengan langsung ditempatkan kerja dan menjadi PNS, hal ini harus diketahui sejak awal. Tidak hanya di di Pulau Jawa saja tapi juga di seluruh Pulau yang ada di Indonesia. Maka dari itu diperlukan kesiapan yang tinggi sebelum, selama dan setelah menempuh pendididkan di PTK, toh kita sudah difasilitasi oleh pemerintah selama pendidikan dan sudah saatnya harus menyiapkan jasmani dan rohani menjadi abdi negara yang baik di kemudian hari.

5. Bisa melanjutkan program pendidikan berikutnya

Bagi yang berminat untuk melanjutkan studi S2 ataupun S3 biasanya ada program beasiswa S2 ataupun S3 luar di dalam maupun luar negeri yang didukung dari instansi terkait, tapi tetap dengan beberapa syarat untuk mendapatkan beasiswa.

6. Terus mengupdate dan cek website resmi pendaftaran PTK

Bagi yang berminat bisa cek terus melalui website resmi PTK yang diinginkan. Termasuk selalu update terus kapan pendaftarannya dan persiapkan semantap mungkin pendaftaran PTK yang diminati. Jangan lupa kenali alur pendaftarannya dan tahap – tahap pendaftarannya.
Setelah mencermati hal-hal tadi, berikut ada beberapa PTK favorit yang bisa menjadi pertimbangan pemilihannya.

1. PKN STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)

PKN STAN adalah pendidikan tinggi kedinasan di bawah Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yang menyelenggarakan pendidikan Program Studi Diploma bidang keuangan negara. Selama pendidikan, mahasiswa tidak dipungut biaya pendidikan dan tidak diasramakan. Pendidikan PKN STAN memakai sistem ikatan dinas sebagaimana ditegaskan kembali dalam Keputusan Menteri Keuangan RI No.289/KMK.014/2004 tanggal 14 Juni 2004 tentang Ketentuan Ikatan Dinas bagi Mahasiswa Program Diploma Bidang Keuangan di Lingkungan Departemen Keuangan RI.
Program studi yang diselenggarakan antara lain:
    Program Studi Diploma III / IV Akuntansi
    Program Studi Diploma I / III Pajak
    Program Studi Diploma III Penilai / Pajak Bumi dan Bangunan
    Program Studi Diploma I / III Kepabeanan dan Cukai
    Program Studi Diploma I / III Kebendaharaan Negara
    Program Studi Diploma III Manajemen Aset

2. STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik)

STIS merupakan perguruan tinggi kedinasan program Diploma IV, yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 1958, memberi kesempatan lulusan sekolah menengah umum jurusan IPA untuk dididik menjadi ahli statistik. STIS merupakan lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berfungsi untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang statistika dan komputasi statistik dengan mendidik kader yang memiliki kemampuan akademik/profesional.

STIS mempunyai dua jurusan: Jurusan Statistika (Ekonomi dan Sosial-Kependudukan) dan Jurusan Komputasi Statistik. Jurusan Statistika menghasilkan tenaga ahli statistik ekonomi serta tenaga ahli statistik sosial-kependudukan, dan Jurusan Komputasi Statistik menghasilkan tenaga ahli komputasi dan sistem informasi. Tenaga Pengajar merupakan lulusan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan jenjang S2 dan S3. Lulusan STIS mendapat gelar Sarjana Sains Terapan (S.S.T.).

3. STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara)

STSN adalah Sebuah perguruan tinggi kedinasan di Indonesia yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia. STSN merupakan satu-satunya pendidikan tinggi persandian di Indonesia. STSN didirikan untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kualitas SDM aparatur bidang siber dan sandi yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi dan ancaman terhadap pengamanan informasi rahasia negara.

STSN menyelenggarakan pendidikan professional dalam bidang persandian dengan jenjang Diploma IV. Calon Mahasiswa berasal dari lulusan SLTA/MA jurusan IPA dan atau Peserta Tugas Belajar. Sistem seleksinya berupa tes bertahap yang menggunakan sistem gugur tiap tahapnya. STSN mewajibkan mahasiswanya tinggal di asrama selama mengikuti pendidikan dengan wajib mematuhi peraturan kehidupan mahasiswa dan peraturan urusan dinas dalam.

4. STIN (Sekolah Tinggi Intelejen Negara)

STIN termasuk ke dalam sekolah tinggi kedinasan nasional. Sekolah tinggi kedinasan STIN berada dibawah naungan Badan Intelijen Negara. Buat kalian yang suka sama film-film aksi seperti Mission Imposible atau film aksi lainnya yang berkaitan dengan yang namanya Intel, sekolah tinggi kedinasan STIN adalah tempatnya. Namun, kamu harus siap tidak dikenal, tidak terkenal bahkan tidak diketahui keberadaannya. Namanya juga intel, hehe.

Tapi kalian jangan khawatir sekolah tinggi kedinasan yang satu ini juga merupakan sekolah tinggi kedinasan langsung kerja jika sudah lulus pendidikan. Sekolah yang masuk dalam jenis perguruan tinggi kedinasan ini berada di daerah Sentul Bogor, Jawa Barat.

5. STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)

STMKG adalah sekolah tinggi kedinasan yang berada dibawah naungan Badan Meteorogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kalian yang suka akan dunia geografi dan fisika serta tentang planet, bumi dan alam semesta. Kemudian ingin bekerja dan berkecimpung di dalamnya tidak salah lagi, inilah sekolah tinggi kedinasan beasiswa penuh yang harus kamu tuju.

6. STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat)

Sekolah Tinggi Transportasi Darat adalah perguruan tinggi kedinasan yang bernaung dibawah Kementerian Perhubungan. STTD memiliki tugas sebagai salah satu UPT dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan,  STTD mempunyai tugas menyelenggarakan  program pendidikan profesional di bidang transportasi darat.

 Sekolah Tinggi ini menyelenggarakan 1 Program Diploma II, 3 Program Diploma III dan 1 Program Diploma 4:
 Program Diploma IV Transportasi Darat
 Program Diploma III Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
 Program Diploma III Perkeretaapian
 Program Diploma III LLASDP (Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan)
 Program Diploma II PKB (Penguji Kendaraan Bermotor)

7. STPI (Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia)

STPI Curug merupakan salah satu perguruan tinggi kedinasan yang berada di bawah Kementerian Perhubungan Indonesia. STPI Curug terletak di Kecamatan Curug, Tangerang, Provinsi Banten.

STPI Curug memiliki tugas dan fungsi mendidik putra-putri terbaik bangsa Indonesia untuk menjadi sumber daya manusia yang ahli dan terampil di bidang penerbangan, yang diakui secara nasional maupun internasional. Pas banget nih, buat kalian yang sedang mencari perguruan tinggi.


Editor: Maria L Martens
KOMENTAR