ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Konsep Magang Tiga Semester, Didukung Kalangan Pendidik

27 Januari 2020
Konsep Magang Tiga Semester, Didukung Kalangan Pendidik
Kegiatan magang mahasiswa (Net)

MEDAN, SCHOLAE.CO - Konsep Merdeka Belajar yang digagas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, telah dirintis mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Lewat kebijakan baru ini, dunia kampus pun bebenah diri untuk mengembangkan potensi para mahasiswanya, karena metode ini berorientasi pada pengembangan diri pribadi mahasiswa.

Adapun kebijakan yang digulirkan menyangkut hal ini adalah "Kampus Merdeka" yang merupakan kelanjutan dari konsep Merdeka Belajar, untuk perguruan tinggi pada 21 Januari 2020 di Jakarta, lalu. Konsep ini mensyratkan para mahasiswa mengikuti tahap pelatihan atau magang selama tiga semester.

Kalangan pendidik pun, menyambut baik gagasan tersebut.  Misalnya yang disampaikan Rektor Universitas Negeri Medan Dr Syamsul Gultom,SKM,M.Kes. "Kebijakan ini merupakan energi positif dan semangat baru bagi kampus dalam mempersiapkan lulusan untuk langsung ready dengan dunia kerja saat lulus nanti," katanya, mendukung kebijakan tersebut.

Ia menyebutkan, Universitas Negeri Medan (Unimed) sangat menyambut baik terobosan luar biasa Mendikbud ini, dan akan bergerak dalam menyesuaikan program magang 3 semester.

"Program Merdeka belajar bagi mahasiswa di perguruan tinggi dalam hal magang 3 semester, sebenarnya bertujuan untuk melink and mematchkan setiap matakuliah dengan dunia kerja, yang sesungguhnya sudah diterapkan di Unimed dan perguruan tinggi lainnya. Hanya saja dalam bentuk penugasan-penugasan terprogram," ujarnya, dilansir Antara Senin, (27/01).

Syamsul mengatakan, Unimed sendiri sejak 2017, sudah menerapkan kurikulum berbasis KKNI sudah ada mata kuliah magang dalam 3 semester, yakni pada semester 2, 4 dan 6.

Pada semester 2 berbentuk observasi, semester 4 dalam bentuk mini research, dan pada semester 6 dalam bentuk magang terbimbing bersama dosen dan guru pamong dalam menghasilkan produk terbaik sesuai bidang ilmu yang digeluti.

"Ketiga magang tersebut dilakukan mahasiswa pada sekolah, perusahaan, industri, perbankan, pabrik dan lain sebagainya," ucap dia.

Ia mengatakan, Unimed tentu akan bergerak cepat dalam menyesuaikan terobosan baru Mendikbud ini, setelah ke luar aturan konsep yang jelas dari pemerintah. Melalui rapat pimpinan dan Senat Universitas akan menggodok program ini.

Apalagi Unimed tinggal merubah alur proses kuliah saja. Kuliah magang 3 semester yang selama ini dalam bentuk penugasan terprogram, tinggal mengubah dalam bentuk kuliah magang full di masyarakat untuk bersentuhan langsung dengan realitas dunia kerja.

Rektor mengatakan, kebijakan baru ini tentu akan mendorong perguruan tinggi untuk segera melakukan terobosan cepat, terutama mengajak dunia kerja dan "stakeholder" (pemangku kepentingan) lainnya dalam menjalin kerja sama. Melalui kerja sama tersebut, program magang 3 semester itu, akan mudah direalisasikan.

"Kita harus siapkan segera bentuk kerja sama dengan semua pihak yang sesuai dengan profil lulusan semua program studi yang kita miliki," katanya.


Editor: Maria L. Martens
KOMENTAR