ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Kisah Finalis Putri Indonesia yang Memilih Jadi Pengajar di SDK PENABUR Kota Jababeka

28 Mei 2020
Kisah Finalis Putri Indonesia yang  Memilih Jadi Pengajar di SDK PENABUR Kota Jababeka
Stela Natalia Mulia Lumalessil. (Dok. Humas BPK PENABUR)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Di tengah pandemik COVID-19, BPK PENABUR tetap melaksanakan diskusi online maupun webinar, sebagai sarana dialog pihak sekolah, siswa, dan orangtua murid. Beberapa waktu lalu misalnya,  lembaga pendidikan yang  telah melewati tujuh dekade pelayanannya di bidang pendidikan, mengadakan webinar seputar ‘New Normal’ yang saat ini tengah booming di bicarakan ditataran nasional. Dan kali ini, pada Sabtu (23/05) lalu, TKK PENABUR Kota Jababeka kembali  menyelenggarakan Live Instagram.

Narasumber kali ini adalah tokoh nasional yang menjadi insipirasi kaum muda, karena karya dan usahanya di jenjang kontes nasional mendapat perhatian masyarakat Indonesia.  Figur menarik yang ditampilkan kali ini adalah adalah  salah satu finalis Puteri Indonesia, Stela Natalia Mulia Lumalessil, yang pada kontes pemilihan lalu,   mewakili Kepulauan Maluku.  Selain menjadi finalis di ajang kecantikan Puteri Indonesia, ternyata Stela juga berprofesi sebagai guru, tepatnya guru ekskul menari di SDKK PENABUR Kota Jababeka, Cikarang.

Di dalam Live Instagram, Stela berbagi kisah pengalaman hidupnya sebagai seorang  guru dan juga kontestan ajang kecantikan. Ia mengemukakan bahwa impiannya sejak kecil adalah menjadi orang yan berpengaruh bagi orang lain dan melihat ajang kecantikan sebagai cara untuk mewujudkan impiannya itu.

Ia mengaku usahanya mengikuti ajang kecantikan bukan karena merasa punya kelebihan tetapi karena punya banyak kekurangan. “Aku ikutan (ajang kecantikan) bukan karena dari kelebihan aku, tapi aku ikut karena aku tahu punya banyak kekurangan, jadi aku mau berusaha dan aku melihat pekerjaan Tuhan dalam hidup aku.” Jelas Miss Stela, panggilan akrabnya di SDK PENABUR.

Lebih lanjut dalam Live Instagram tersebut, Stela juga menjawab beberapa pertanyaan orang tua siswa TTK PENABUR Kota Jababeka yang sebelumnya sudah ditampung oleh Rondang Bintang selaku pemandu acara. Salah satu pertanyaannya yaitu tentang alasan Stela memilih berprofesi sebagai guru dibanding melanjutkan karirnya di dunia hiburan.

Menjawab pertanyaan, Stela mengaku menjadi seorang guru adalah pekerjaan yang mulia. Selain itu, dengan menjadi seorang guru, Stela mengaku lebih bisa mengontrol diri dan lebih bijaksana. Orang tuanya yang juga berprofesi sebagai guru cukup berpengaruh menambah keyakinannya untuk berkecimpung di dunia pendidikan.

“(profesi) guru ini tidak akan aku lepas, karena ini yang membentuk aku jadi orang yang lebih baik lagi. (menjadi guru) pekerjaan yang luar biasa dan membentuk karakter yang luar biasa,” jawab Stela.

Sharing Live Instagram ini berlangsung sekitar 40 menit dan kebanyakan diikuti oleh para guru dan orangtua murid. Dengan adanya agenda kegiatan seperti ini, diharapkan para guru, siswa dan orang tua tetap merasa terhubung dengan sekolah walau di tengah masa pandemi COVID-19.

Editor: Maria L. Martens
KOMENTAR