ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Pandemi, SIS Group of Schools Terus Berkembang dan Meningkatkan Prestasinya di Tingkat Regional

17 Desember 2020
Pandemi, SIS Group of Schools Terus Berkembang dan Meningkatkan Prestasinya di Tingkat Regional
SIS Group of Schools terus meningkatkan prestasinya di tingkat regional meski industri pendidikan global sedang menghadapi tantangan terbesarnya dalam 100 tahun terakhir. (Foto: Istimewa)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Seiring dengan suksesnya peluncuran SIS Myanmar pada September 2020 dan menyusul ASIS Chennai, SIS Group of Schools terus meningkatkan prestasinya di tingkat regional meski industri pendidikan global sedang menghadapi tantangan terbesarnya dalam 100 tahun terakhir. 

SIS Group of Schools akan terus mengembangkan eksistensinya di Indonesia, serta memperluas jangkauan sekolahnya dari Jakarta ke bagian lain pulau Jawa dan Sumatra. Jumlah sekolah yang dijadwalkan dibuka di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan juga semakin banyak, bahkan menjangkau pulau-pulau terjauh seperti Sulawesi dan Kalimantan.

SIS Group of Schools bermitra dengan International Finance Corporation (World Bank) untuk menyuguhkan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat dengan berbagai tingkat pendapatan di negara berkembang.

Meski banyak sekolah mengalami penurunan jumlah pendaftar di tengah pandemi global, jumlah total sekolah dan peserta didik di SIS Group justru meningkat. Hal ini erat kaitannya dengan kesigapan SIS Group dalam memindahkan pembelajaran ke media digital, model  Pembelajaran Jarak Jauh yang disetujui orang tua, serta perhatian SIS Group kepada staf pengajarnya.

Sigap Berpindah ke Media Digital
Dengan inovasi sebagai nilai utamanya, admin dan staf pengajar SIS telah menggunakan Zoom dan Google selama beberapa tahun sebelum pandemi Covid-19 memaksa pemerintah untuk menutup sekolah-sekolah. Awal mulanya, mereka melakukan survei dan wawancara kepada para orang tua dan peserta didik untuk mendiskusikan potensi tantangan teknologi. Hal ini dilakukan beriringan dengan beberapa rapat rutin mengenai rencana penanggulangan pandemi yang semua dilakukan melalui Zoom.

Dengan memakai panduan dari WHO dan CDC, pimpinan SIS Group menyusun 7 Poin Rencana Tanggap COVID-19 sebagai antisipasi penutupan sekolah-sekolah oleh pemerintah sebelum penutupan itu benar-benar terjadi. Artinya, ketika sekolah-sekolah ditutup oleh pemerintah pada Maret 2020, staf pengajar SIS, peserta didik, dan juga orang tua sudah dipersiapkan semaksimal mungkin untuk model Pembelajaran Jarak Jauh.

Walaupun demikian, SIS Group selalu terus meningkatkan model Pembelajaran Jarak Jauh yang sudah ada.

"Tidak diragukan lagi bahwa penggunaan teknologi dalam penyampaian pedagogi akan tetap ada meskipun kita telah keluar dari pandemi," ungkap Alvin Hew, Board Director SIS Group yang juga merupakan Managing Director SIS Group. "Itulah mengapa sekarang kami aktif mempelajari penggunaan virtual reality sebagai salah satu cara bagi kami dalam mengajar dan melakukan berbagai hal di SIS".

93% Orang Tua Menyetujui PJJ
Satu elemen penting kesuksesan model Pembelajaran Jarak Jauh oleh SIS adalah kemampuan mendengarkan para orang tua. Tentang hal ini, Andrew Paterson, Direktur SIS Bona Vista & SIS Kelapa Gading Jakarta berkata,"Kami memulainya dengan menggelar survei kepada para orang tua. Hal ini kami lakukan untuk mencari berbagai potensi hambatan sebelum sekolah-sekolah ditutup. Dengan begitu kami bisa lebih bersiap diri daripada sekolah-sekolah lain yang belum melakukan persiapan. Kami menemukan berbagai potensi tantangan yang dihadapi orang tua dan peserta didik ketika belajar daring dari rumah, lalu ketika sekolah ditutup, kami sudah punya langkah antisipasi terhadap tantangan tersebut."

Survei orang tua yang digelar SIS Group menunjukkan bahwa 93% orang tua merasa "puas" hingga "sangat puas", serta mendapati bahwa model Pembelajaran Jarak Jauh "terorganisir dengan baik dan mudah diikuti".

Perhatian terhadap Staf Pengajar
SIS Group of Schools mempekerjakan ratusan staf pengajar asing dengan berbagai keahlian. Banyak dari mereka yang masih single dan tinggal sendirian. Sedari awal, pimpinan SIS sadar betul bahwa isolasi dan jauh dari rumah adalah ancaman bagi kesehatan mental mereka. Guna mengatasi hal tersebut, SIS Group memberikan mereka akses gratis kepada tenaga konseling profesional, langganan streaming film, serta sesi pertemuan rutin non-formal secara daring. Ini semua untuk menjaga kesejahteraan mereka.

"Staf pengajar adalah rahasia dari sekolah yang hebat." Ungkap Hew, "Maka penting bagi kami untuk melakukan upaya ekstra guna memberi perhatian kepada pihak yang sangat penting dari komunitas kami ini".

Singapore Intercultural Schools
Didirikan tahun 1995 oleh Jaspal Sidhu asal Singapura, SIS Group of Schools menjadikan Jakarta Utara, Indonesia, sebagai lokasi pertamanya. Hari ini, SIS Group of Schools mengawasi delapan sekolah di seluruh Indonesia: Singapore Intercultural School Bona Vista (SIS Bona Vista), SIS Pantai Indah Kapuk, SIS Kelapa Gading, SIS Cilegon, SIS Semarang, SIS Palembang, SIS Medan dan RICS Kebon Jeruk.

SIS Group of Schools adalah lembaga pendidikan yang spesial karena menawarkan tiga kurikulum terbaik di dunia: Singapore Curriculum, International General School Certificate of Education (IGSCE), dan International Baccalaureate (IB).

Di tahun 2019, SIS dianugerahi penghargaan Financial Times - IFC (World Bank) atas kerja transformasionalnya di bidang pendidikan.

Editor: Farida Denura
KOMENTAR