ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Catat! Ini 5 Tips Mencari Kerja saat Pandemi

22 Februari 2021
Catat! Ini 5 Tips Mencari Kerja saat Pandemi
Mencari kerja di saat pandemi COVID-19. (Net)

ANDA merasa kesulitan mencari lowongan pekerjaan gara-gara pandemi? Anda tidak sendirian. Angka pengangguran meningkat sejak pandemi COVID-19.

Banyak perusahaan yang terpaksa memangkas jumlah karyawannya karena terus merugi. Hal ini terjadi bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.

Namun, ini bukan berarti Anda jadi pesimis. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk tetap proaktif dalam mencari kerja saat pandemi seperti ini. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

#1. Libatkan Jaringan Perkenalan Anda

Tidak memiliki pekerjaan alias menganggur bukanlah aib. Justru biarkan teman dan keluarga Anda tahu bahwa Anda sedang mencari pekerjaan. Di masa sulit seperti ini, orang-orang pasti mengerti. Pasti, ingin membantu sebisa mungkin.

Akan lebih baik jika Anda pun memberi tahu mereka tentang jenis pekerjaan yang Anda cari atau perusahaan target Anda. Dengan begitu, ketika mendapatkan info lowongan kerja yang sesuai, mereka akan segera menghubungi Anda.

Selain itu, jangan ragu juga untuk menghubungi mantan kolega atau atasan. Mereka lebih cenderung mempekerjakan Anda daripada pesaing karena mereka tahu keterampilan dan performa kerja Anda.

[Baca Juga: PenyebabFrustrasi Saat Mencari Kerja, Yang Mungkin Tidak Anda Sadari]

Jika mereka tidak merekrut, mereka dapat menjadikan Anda sebagai referensi untuk pekerjaan di perusahaan lain.

Mungkin saja mereka mendapat informasi melalui jaringan mereka sendiri. Dengan begitu, Anda bisa meminta supaya mereka dapat merekomendasikan Anda.

Anda pun bisa mencoba hubungi kembali rekan-rekan Anda saat sekolah/kuliah dulu. Siapa tahu mereka memiliki informasi lowongan pekerjaan. Bisa juga mereka memiliki informasi lowongan pekerjaan di tempat mereka bekerja.

Intinya, semakin banyak Anda melibatkan jaringan Anda, semakin banyak pula informasi yang didapat. Bangunlah kembali komunikasi dengan mereka.

Walaupun sedang dalam situasi sulit dan mungkin dalam tekanan hidup, Anda tetap harus mengutarakan maksud Anda dengan baik.

 

#2. Perbaiki dan Tambah Skill Anda

Zaman terus berkembang. Diri Anda pun seharusnya ikut berkembang demi bisa survive di era Industri 4.0 ini. Skill yang Anda miliki sekarang belum tentu memenuhi permintaan dunia kerja zaman sekarang.

Oleh karena itu, jangan hanya bergantung pada kemampuan Anda yang sekarang. Cobalah untuk menambah skill lain. Dengan begitu, nilai Anda bertambah.

Skill yang Anda tambah pun sebaiknya sesuai dengan pekerjaan yang diinginkan. Misalnya, Anda ingin melamar sebagai SEO Specialist. Sepuluh tahun lalu mungkin pekerjaan ini belum begitu banyak dikenal.

Namun, sekarang justru sangat dibutuhkan banyak perusahaan. Banyak sekali pelatihan tentang SEO. Anda dapat mengikuti pelatihan tersebut untuk menunjang posisi sebagai SEO Specialist. Kini, banyak platform belajar online yang menyediakan kursus skill tertentu.

Pelatihan tersebut ada yang berbayar dan ada yang gratis. Anda bisa memilih sesuai budget yang dimiliki. Hanya saja, Anda yang harus aktif dan rajin mencari informasinya.

 [Baca Juga: Jangan Bekerja untuk MencariUang tetapi …]

 Oh ya, akan lebih baik Anda juga mempersiapkan ilmu finansial sebagai karyawan. Penting untuk memiliki skill mengelola keuangan.

Jika nanti Anda diterima bekerja dan mendapatkan gaji, skill inilah yang akan membawa Anda menuju tujuan-tujuan keuangan Anda.

Sebagai permulaan, Anda dapat membaca ebook dari Finansialku berjudul Panduan Sukses Atur Gaji Ala Karyawan. Dalam ebook ini, Anda akan belajar apa saja yang harus direncanakan secara keuangan untuk Anda para karyawan.

 

#3. Fokus pada CV dan Surat Lamaran

Konon katanya, HRD hanya melirik CV Anda sekitar 6 detik saja. Walaupun begitu, Curriculum Vitae (CV) dan surat lamaran merupakan hal penting dalam melamar pekerjaan.

Buatlah CV sesuai dengan posisi yang dilamar. Dengan begitu, Anda dapat menonjolkan skill yang berkaitan dengan posisi yang dilamar.

Jika Anda menggunakan CV yang sama untuk semua posisi lowongan pekerjaan yang Anda lamar, CV Anda akan terkesan tidak fokus. Skill-skill Anda justru akan terkesan standar.

Oleh karena itu, luangkanlah lebih banyak waktu untuk membuat CV dan surat lamaran yang terlihat profesional. Akan lebih baik jika Anda pun menyertakan portofolio untuk menunjukkan skill Anda.

 [Baca Juga: Bagaimana CaraMencari Peluang Kerja Online yang Benar?]


#4. Latihan Wawancara via Telepon atau Video

Di masa pandemi seperti sekarang, sebagian besar perusahaan melakukan proses rekrutmen secara online. Mulai dari lamaran yang dikirim via email atau portal tertentu, sampai wawancara. Bahkan, bekerja pun jarak jauh di tempat masing-masing alias work from home (WFH).

Nah, daripada waktu terbuang tak bermanfaat, lebih baik Anda latihan wawancara. Wawancara biasanya dilakukan lewat telepon atau video call dengan memanfaatkan aplikasi semacam Zoom Meeting, Google Meet, dsb. Hal ini justru memiliki tantangannya tersendiri.

Wawancara lewat telepon dinilai lebih sulit. Pasalnya, reaksi seseorang akan sulit ditafsirkan. Lewat video pun sama sulitnya. Bagi Anda yang tak akrab dengan kamera, pasti akan merasa canggung.

Oleh karena itu, mempersiapkan diri dengan latihan wawancara itu sangat penting. Anda juga perlu membaca beberapa artikel tentang tips dan seluk beluk wawancara lewat telepon dan video.

 

#5. Tetap Up-to-date

Tips mencari kerja saat pandemi berikutnya yaitu selalu up-to-date. Teruslah mencari informasi tentang lowongan pekerjaan.

Pastikan juga Anda mendapatkan informasi yang terbaru dan terpercaya. Di masa kini, kita dituntut untuk cepat dalam melakukan segala hal. Termasuk melamar pekerjaan.

Anda dapat memanfaatkan internet. Selain mesin pencari atau portal lowongan pekerjaan, Anda bisa memanfaatkan sosial media. Tak sedikit perusahaan yang menginformasikan lowongan pekerjaan di media sosial, lho!

 

Jangan Patah Semangat!

Informasi lowongan kerja online dapat dengan mudah ditemukan. Namun, hal ini rentan akan penipuan. Jadi, jangan lupa untuk selalu double check pada setiap lowongan yang Anda dapat. Banyak pelamar kerja yang tertipu karena tidak cermat saat melihat lowongan kerja.

Lamaran sudah dikirim, tapi panggilan wawancara belum juga datang. Jangan patah semangat! Bersabar, berdoa, dan tetap berpikir positif.

Pantau terus situs perusahaan atau situs tempat bekerja yang Anda inginkan. Intinya, Anda harus berusaha semaksimal mungkin. Selalu ingat bahwa do the best and let God do the rest.

Jangan lupa unduh aplikasi Finansialku. Aplikasi ini memiliki berbagai fitur yang menunjang tujuan keuangan Anda seperti mencatat pengeluaran harian, cek kesehatan keuangan, membuat anggaran, juga investasi. Berguna sekali, kan?

 


Editor: Mpur Chan, S.S
KOMENTAR