ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Sukses Kelola Hibah PKKM 1 Miliar, Universitas Kristen Maranatha Mendapat Pujian

20 Oktober 2021
Sukses Kelola Hibah PKKM 1 Miliar, Universitas Kristen Maranatha Mendapat Pujian
Tayangan video Pelaksanaan Hibah PKKM Liga II Universitas Kristen Maranatha dalam acara taklimat media yang diselenggarakan oleh Ditjen Diktiristek, 15 Oktober 2021 (Dok. Medkom Maranatha)

BANDUNG, SCHOLAE.CO - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia pada tahun 2021 ini menyelenggarakan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dengan anggaran mencapai 415 miliar rupiah. PKKM diselenggarakan dalam rangka mendukung implementasi kebijakan Kampus Merdeka, yang bertujuan untuk mendorong transformasi di bidang pendidikan tinggi.

PKKM merupakan program kompetisi terbuka yang dapat diikuti oleh seluruh PTN (Perguruan Tinggi Negeri) dan PTS (Perguruan Tinggi Swasta) yang memenuhi syarat. Terdapat tiga kategori perguruan tinggi yang dapat mengajukan proposal, yaitu Liga I untuk perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa aktif lebih dari 18 ribu orang dan minimal terakreditasi B atau baik sekali; Liga II untuk perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa aktif antara 5.001 sampai 18 ribu orang dan minimal terakreditasi baik sekali; dan Liga III untuk perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa aktif antara seribu hingga lima ribu orang.

Perguruan tinggi yang lolos seleksi dan mendapatkan hibah PKKM tahun 2021 adalah sebanyak 142, salah satunya adalah Universitas Kristen Maranatha. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Paristiyanti Nurwardani dalam konferensi pers 15 Oktober 2021 memberikan apresiasi atas keberhasilan UK Maranatha melaksanakan PKKM. Ia menyebutkan bahwa Universitas Kristen Maranatha adalah contoh perguruan tinggi yang sangat baik dalam menyelenggarakan PKKM, seperti yang diamanatkan Mendikbudristek.

Paris memaparkan bahwa dengan dana hibah PKKM sekitar satu miliar yang dimenangkan, UK Maranatha dapat menyelenggarakan program melibatkan lebih dari 1.300 mahasiswa yang didampingi oleh orang-orang industri; bekerja sama dengan lebih dari 100 institusi; dan menjalankan lima dari delapan IKU (Indikator Kinerja Utama). “Universitas Kristen Maranatha menyelenggarakan PKKM dengan transparan, efektif, efisien, output dan outcome-nya terlihat; pelaksanaan program PKKM betul-betul dapat dijalankan dengan sangat baik,” ungkapnya dalam pernyataan kepada media ini, Rabu (20/10/2021).

Tangkapan layar sesi diskusi daring ME-Inspiring dalam Maranatha Entrepreneurship Day (MED) 3.0 membahas topik sociopreneurship, 15 Oktober 2021 (Dok. Medkom Maranatha)  


42 Program Memenuhi 5 IKU                                                                    

Hibah PKKM Universitas Kristen Maranatha digunakan untuk mengakselerasi lima IKU, yaitu IKU 2: Mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus; IKU 3: Dosen berkegiatan di luar kampus; IKU 5: Hasil kerja dosen digunakan masyarakat dan mendapat rekognisi internasional; IKU 6: Program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia; dan IKU 7: Kelas yang kolaboratif dan partisipatif. Total program yang diselenggarakan mencapai 42 program yang dikuti oleh 1.356 mahasiswa, 96 dosen, 72 mitra dalam dan luar negeri, melibatkan 4 desa binaan dan masyarakat SD hingga lansia.

Beberapa program PKKM yang diunggulkan antara lain adalah 1) Redesain Science Center Puspa Iptek (Sundial) Kota Baru Parahyangan, bekerja sama dengan Indigo, Sembilan Matahari, dan Kota Baru Parahyangan; 2) Intervarsity International Design Competition 2021, bekerja sama dengan Universiti Sains Malaysia dan Universitas Ciputra; 3) Pembuatan masterplan Eduwisata Lebah dan Bunga Matahari area Kelompok Usaha Bersama di sekitar Kota Baru Parahyangan, melibatkan masyarakat Bojongsoang, Cikande, dan Kertajaya; 4) Desain Revitalisasi Kampung Jamblang sebagai Destinasi Wisata Cagar Budaya Tionghoa di Kabupaten Cirebon, bekerja sama dengan Guangxi Arts University dan Guangxi University for Nationalities; dan 5) Maranatha Entrepreneurship Day (MED) 3.0, menghadirkan pembicara nasional Andy F. Noya dan Merry Riana mengangkat topik utama mengenai sociopreneurship, dengan jumlah peserta lebih dari seribu orang.

Kunjungan Ditjen Diktiristek ke kampus UK Maranatha dalam rangka pemantauan pelaksanaan kegiatan, serapan dana, dan evaluasi PKKM, 6 Oktober 2021 (Dok. Medkom Maranatha)


Dikutip dari situs resmi UK Maranatha, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset, Dr. Se Tin, S.E., M.Si., Ak. menerangkan bahwa keberhasilan Maranatha dalam PKKM ini tidak lepas dari misi transformasi UK Maranatha dari universitas berbasis pengajaran (teaching-based university) menjadi universitas pengajaran berbasis penelitian (research-based university). Hibah PKKM yang berhasil dimenangkan UK Maranatha sangat mendukung implementasi program MBKM (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka) di Universitas Kristen Maranatha.

 


Editor: Farida Denura
KOMENTAR